Langsung ke konten utama

Segenggam asa di IHSANUL FIKRI

Ibarat kita menebar segenggam benih padi, ada yg tumbuh dg baik, ada yg kerdil, ada pula yg mati (gabug). Apalagi kalau benih yg kita tebar sekarung....!! Akan lebih banyak lagi benig yg gagal, banyak lagi benih yg kerdil.
Saudaraku, sahabatku, itulah ibarat amalan kita secara pribadi, maupun institusi. Ihsanul Fikri bukan pencetak orang-orang suci, apalagi nabi. Ihsanul Fikri ibarat sebuah persemaian, yang setelah benih tumbuh, maka ia harus dicabut, dipindah ke alam yang sebenarnya. Dari sekian banyak alumni yg dihasilkan persemaian ini, mungkin ada beberapa yg berguguran, atau kerdil kalau tidak malah mati (na'udzubillahhi min dzaalik). Tapi, sebenarnya, yang tumbuh subur, jauuuh lebih banyak. Mereka akan membawa perubahan dunia, memenangkan ummat dan memuliakan agama-NYa. dan semuanya, berawal dari sebuah persemaian yang kita rawat, kita sirami dan kita jaga setiap hari. Jangan sampai, ketika ada benih2 yang gagal tumbuh, atau mati terserang hama, menjadikan kita patah semangat. Kita teruskan menebar benih-benih itu, kita jaga, kita sirami hati mereka, sampai ada diantara mereka tumbuh subur dan hijau. Dan Allah SWT, mencatat - tangan-tangan kita turut berperan.
Ikhwati, saudaraku, Tgl dr sudut pandang mana qt melihat. Klo qt melihat berapa banyak benih yg gagal tumbuh, atau kerdil, maka seolah2 amalan qt sia-sia. Tp jika kita menghitung dari bulir2 beras yg dihasilkan, mk qt akan bangga, tdk ada sesuatu yg sia-sia. Maka teruslah menebar benih-benih amal, meskipun sesaat lagi kiamat datang

Mari kita terus berdo'a untuk kesuburan dan kejayaan generasi yang mereka pimpin di masa depan.

Sukses UN untuk kelas IX SMPIT dan Angkatan III SMPIT..... Innallaha Ma'akum..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEMAH WILAYAH PRAMUKA SIT JAWA TENGAH

Dalam rangka mempererat ukhuwah antar anggota pramuka SIT khususnya penggalang jenjang SD dan SMP, maka Satuan Komunitas Pramuka SIT Jawa Tengah akan menggelar perkemahan ukhuwah wilayah (kemwil) ke 7 Pramuka SIT Jawa tengah. Setelah Kemwil 1 sampai dengan 6 dilaksanakan bersama dengan DIY, maka untuk kewmil ke 7 kali ini akan dilaksanakan secara mandiri oleh sakoda Pramuka SIT Jawa Tengah. Bertempat di bumi perkemahan lapangan tembak akademi militer magelang, akan berkumpul 2500 penggalang putra - putri, 150 penegak putra-putri dan 560 pembina putra-putri dari pangkalan Sekolah Islam Terpadu se Jawa Tengah yang tergabung dalam Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia. Upacara pembukaan insya Allah akan dilaksanakan pada tanggal 5 November 2016. Upacara tersebut menurut rencana akan dihadiri oleh KaKwarda Jawa Tengah, jajaran pengurus JSIT Jawa Tengah dan juga Pinsakonas Pramuka SIT. Selama empat hari sampai dengan tanggal 8 N0vember, peserta akan terlibat dalam ...

BYE CORONA, MARHABAN YA RAMADHAN

Satu bulan terakhir ini, suasana agak beda dari biasanya. Hadirnya makhluq kecil mikroskopik yang bergerak cepat ke seluruh dunia, telah menjadikan banyak perubahan pada banyak hal. LOCKDOWN, sesuatu yang tiba-tiba trending. Banyak orang menggunakan istilah itu, tapi banyak pula yang tidak paham apa maksudnya. hehehe, itulah +62 ..  Banyak dampak yang dirasakan masyarakat. Ekonomi, pendidikan, sosial, bahkan sampai bidang keagamaan. Berapa banyak warga yang mulai merasakan himpitan ekonimi akibat wabah ini. Berapa banyak desa, kampung yang biasanya ramai dengan aktivitas warga mulai sepi, dan ... berapa banyak masjid yang kosong, libur sholat jum'at dan juga jamaah sholat 5 waktu. Sekolah, yah..salah satu yang saya rasakan sebagai dampak tidak langsung. Sekian lama tidak bersua anak-anak hebat, mendengar celoteh, dengkuran, tawa renyah mereka, atau kadang sedikit umpatan :( ... menjadikan ruang hati ini serasa hampa. Rindu, yah.. mungkin ini yang dinamakan rindu. ...

TO WINNER: SELAMAT MENEMPUH UJIAN NASIONAL

Bismillahirrahmaanirrahimm.. serasa baru kemarin Ujian Nasional 2014 berlalu, namun kini UN 2015 sudah ada di depan mata. Bahkan Anak2ku angkatan ke VIII Ihsanul Fikri (WINNER) sudah memulainya dua hari yang lalu. Membuncah keharuan di hati, ketika mereka silaturahim ke sekolah ini, meminta do'a restu akan perjuangan yang akan mereka hadapi. Seketika menyeruak memori ketika membersamai mereka beberapa tahun sebelumnya, juga saat mereka akan UN tingkat SMP. Bersamaan dengan itu, hati ini tiada henti mengucap rasa syukur melihat mereka yang insya Allah semakin shalih-shalihah. Dulu, Ketika melepas mereka, kami hanya berpesan, fastaqiim ....istiqomahlah di jalan Allah. Dan semoga Allah senantiasa menjaga mereka dari debu-debu yang akan mengotori mereka. Dan yakin, terucap pula bait-bait do'a untuk kesuksesan mereka di Ujian Nasional, maupun kelanjutan studi mereka di perguruan tinggi idaman mereka kelak. Pesan saya, lakukan itu semua dengan satu orientasi, Lillah ... hanya ...